Empat Tahapan Obesitas

[ad_1]

Banyak orang di zaman kita memiliki berat badan ekstra, tetapi, sayangnya, semakin banyak mereka menjadi gemuk. Obesitas adalah salah satu masalah paling serius yang terkait dengan sejumlah besar risiko, termasuk risiko terkena penyakit seperti diabetes, penyakit jantung dan sebagainya. Sangat penting bagi setiap orang modern untuk menyadari tentang kemungkinan penyebab dan faktor yang dapat menstimulasi peningkatan berat badan, serta untuk belajar lebih banyak tentang motivasi untuk menurunkan berat badan. Manajemen berat badan yang efektif adalah salah satu teknik utama untuk menjalani hidup ini dengan bahagia dan selalu sehat dan bugar.

Obesitas adalah kondisi tertentu ketika jumlah fakta yang berlebihan terkumpul di dalam tubuh dan mulai memiliki pengaruh negatif pada kehidupan seseorang. Ada beberapa tahapan obesitas. Ini termasuk tahap paling awal, ketika berat badan seseorang 15-30% lebih besar dari berat badan ideal. Pada tahap progresif, berat badan seseorang 30-50% lebih besar dari berat badan ideal. Tahap terbaru dapat ditandai dengan 50-100% kelebihan berat badan. Akhirnya, tahap obesitas berat adalah kondisinya, ketika berat badan seseorang dua kali atau lebih besar dari berat badan ideal.

Pada awal atau tahap progresif orang obesitas biasanya tidak merasa banyak ketidaknyamanan dan tidak cenderung menghubungkan masalah kesehatan mereka dengan berat badan ekstra mereka. Tidak ada perubahan fungsional atau struktural dalam fungsi organ tubuh mereka. Pada tahap-tahap ini orang mengambil kelebihan berat badan mereka sebagai cacat kosmetik dan menderita lebih dari psikologis daripada ketidaknyamanan fisik. Namun, pada tahap-tahap obesitas ini sangat penting untuk mulai membuat perubahan dalam gaya hidup dan kebiasaan makan, karena proses akumulasi lemak dalam tubuh cenderung berkembang dan mengakibatkan peningkatan risiko karena banyak penyakit.

Pada tahap terakhir obesitas, banyak orang mengalami tekanan berlebihan di tulang belakang, tulang dan persimpangan, dan banyak dari mereka mulai mengalami masalah ketika bergerak dan berjalan. Kadang-kadang, tahap terakhir obesitas disertai dengan sakit kronis atau periodik, masalah yang berkaitan dengan sendi dan otot, mobilitas terbatas dan sebagainya. Akhirnya, obesitas berat dapat dicirikan dengan semua gejala yang disebutkan di atas, serta kelemahan, depresi, kantuk yang terus-menerus, kehilangan kekuatan, kegelisahan, lekas marah, rasa lapar dan dorong yang bertahan lama, sesak napas, nyeri yang menetap di persendian dan sebagainya. Pada tahap ini, ada perubahan patologis dalam organ dan sistem tubuh, terutama dalam sistem kardiovaskular.

[ad_2]

Write your comment Here